Selasa, 19 Mei 2015

Kenali Penyebab Bayi Rewel

Bayitip.blogspot.com - Kenali Penyebab Bayi Rewel. Bayi Anda rewel, menangis terus dan tidak mau lekas tidur? Pasti ada sebabnya Bund! Karena itu, kenali penyebab bayi rewel agar Bunda tahu apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.

1. Demam. Jika bayi mengalami demam, itu tandanya bahwa sistem kekebalan tubuhnya sedang “berperang” melawan penyakit yang disebabkan oleh virus atau bakteri. Bayi bisa dikatakan demam jika suhu tubuhnya lebih dari 38 derajat Celcius.

2. Grow Sprut. Ada masanya bayi mengalami perubahan pola tidur atau perubahan pola makan, yang menyebabkannya berkelakuan aneh atau makan terus-menerus. Nah, untuk  mengatasinya Bunda bisa menambahkan porsi makanan untuk si kecil. Jika masih bergantung pada ASI, Bunda harus mengkonsumsi nutrisi lebih agar dapat memenuhi kebutuhan bayi.

3. Tidak nyaman atau sakit. Tangisan bayi yang merasa tidak nyaman atau sakit pasti berbeda dengan tangisan yang biasanya. Tangisan ketika sakit bernada lebih tinggi, disertai erangan, dan berlangsung lama. Pastikan apa yang membuatnya tidak nyaman atau penyebab sakitnya.

4. Terlalu dingin/ terlalu panas. Bayi memang sensitif terhadap hal-hal kecil, termasuk pada suhu lingkungan. Periksa pakaian dan tempat tidurnya, jika terlalu dingin berilah lapisan yang dapat menghangatkan. Begitu pula sebaliknya.

5. Over stimulan. Goncangan atau stimulan yang diberikan orang-orang di sekitarnya yang merasa gemas mungkin bisa mengganggunya. Biarkan bayi merasa tenang dan santai.

6. Tumbuh gigi. Salah satu hal yang membuat bayi rewel adalah ketika tumbuh gigi. Untuk mengatasinya, siapkan mainan yang bisa ia gigit atau kunyah. Pastikan mainan tersebut higienis.

Minggu, 10 Mei 2015

Saat Si Kecil Susah Makan

Bayitip.blogspot.com - Saat Si Kecil Susah Makan. Makan adalah salah satu aktivitas yang tidak boleh terlewatkan dalam masa masa-masa pertumbuhan si kecil. Namun tidak bisa dipungkiri, bahwa terkadang buah hati kita tidak mau makan atau hanya mau makan beberapa sendok saja. Jangan kesal Bunda, kejadian seperti ini tidak boleh membuat Bunda justru memarahi anak, karena hal tersebut justru akan membuat anak semakin tidak mau makan.

Menurut psikolog anak, Rini Hildayani,M.Si kemarahan berupa ancaman atau teriakan keras pada saat anak tidak mau makan, pada dasarnya merupakan stimulus emosional yang akan membuat anak merasa tidak nyaman. Anak-anak juga akan merasa bahwa saat makan adalah saat yang tidak menyenangkan. Saat merasa bahwa makan adalah hal yang tidak menyenangkan, bukan tidak mungkin ia justru tidak mau makan.
Daripada memarahi anak, Rini menyarankan untuk menciptakan terlebih dahulu suasana senang dan nyaman ketika anak makan. Jika anak tak mau makan, tanyakan apa penyebabnya. Bunda juga perlu menyajikan makanan dengan lebih kreatif agar dapat menarik perhatian anak. Melalui suasana yang nyaman, proses makan akan lebih mudah. Khusus bagi anak yang temperamen, Bunda harus lebih sabat karena akan butuh waktu yang lama untuk meyakinkannya agar mau makan. Bunda juga bisa memberikan tantangan dan pujian sebagai bentuk reward karena anak mau menghabiskan makanannya. Jadi, jangan buru-buru marahi anak Anda, jika ingin mereka lebih antusias untuk menghabiskan makanannya.

Kamis, 16 April 2015

Beri ASI, Perkuat Sistem Pencernaan Bayi

Bayitip.blogspot.comBeri ASI, Perkuat Sistem Pencernaan Bayi. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan pertama dan utama bagi anak. Pemberian ASI eksklusif pada 6 bulan pertamanya sampai usia 2 tahun, dapat memberikan banyak manfaat, salah satunya memperkuat sistem pencernaan pada bayi.

 
ASI juga mengandung probiotik yang baik bagi saluran cerna, yaitu Lactobacillus reuteri. Dikatakan DR Dr Saptawati Bardosono, MSc, probiotik ini bermanfaat untuk mencegah 7 gangguan pencernaan yang umumnya dialami balita yaitu kolik, gangguan mengunyah, gumoh, sindrom muntah berulang, dyschesia, sembelit, dan diare fungsional.

Ketika terjadi gangguan pencernaan, probiotik ini membuat mikrobiota di dalam usus kembali seimbang, sehingga fungsi usus membaik. Ingat, agar saluran cerna nyaman dan sehat banyak faktor berperan, salah satunya pemilihan bahan makanan. Bagi anak, ASI adalah salah satu sumber makanan terbaik, apalagi ada probiotik alaminya.

Menurut Prof DR Dr Soebijanto Marto Sudarmo SpA(K), ASI juga mengandung kuman-kuman yang baik, salah satunya adalah L.reuteri, di mana probiotik tersebut berguna mendorong usus agar bisa bekerja dengan baik. Dengan kata lain, ASI bisa mempersiapkan organ pencernaan anak untuk menerima makanan lain. Maka, berilah ASI eksklusif pada si buah hati, di samping memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) agar sistem pencernaannya menjadi lebih kuat dan tidak rentan terkena diare.
Simak terus informasi seputar pengasuhan bayi di sini ya.

Selasa, 14 April 2015

Hal-Hal yang Perlu Dihindari Saat Memasuki Masa Kehamilan

Bayitip.blogspot.com - Hal-Hal yang Perlu Dihindari Saat Memasuki Masa Kehamilan. Wanita yang hamil akan merasakan kebahagiaan dan rasa gugup yang bercampur menjadi satu, terutama bagi wanita yang baru mengalami kehamilan pertama. Terkadang wanita hamil juga mengalami kekhawatiran yang menyebabkannya ingin tahu dan belajar tentang kehamilan itu sendiri.


Berikut beberapa hal yang perlu diingat untuk dihindari saat memasuki masa-masa kehamilan :
1. Mengobati diri sendiriBanyak masalah kesehatan yang terjadi saat hamil. Namun, jangan coba-coba untuk mengkonsumsi obat sendiri, karena efek samping yang berbeda dapat terjadi pada ibu hamil. Jadi selalulah berkonsultasi dengan dokter.
2. Tidur yang tidak cukupSelama masa kehamilan, ibu hamil harus cukup tidur. Ibu hamil yang kurang tidur, bukan hanya berakibat baik pada kesehatan ibu tapi juga berpengaruh pada janin yang dikandung.
3. Menghindari makanan, terutama makanan enakHal ini sering dilakukan oleh ibu hamil dengan alasan menjaga gizi untuk kandungan. Namun, boleh saja ibu hamil mengkonsumsi makanan enak yang disukai, asalkan telah dikonsultasikan dengan dokter.
4. Memilih dokter sembaranganPastikan untuk memilih dokter yang tepat. Caranya adalah dengan banyak bertanya pada teman, mencari referensi dan sebagainya agar mendapatkan dokter dengan reputasi baik. Jangan lupa untuk konsultasi rutin ke dokter kandungan Anda.
5. Porsi konsumsi makananJangan salah paham dengan aturan “hamil harus makan untuk dua porsi.” Bayi dalam kandungan hanya menyerap nutrisi yang dibutuhkan dari sang ibu. Karenanya perhatikan porsi makanan Anda.
Simak terus http://bayitip.blogspot.com/  untuk mendapatkan berita tentang bayi.

Minggu, 12 April 2015

Rangsang Pertumbuhan Gigi Bayi dengan Biskuit

http://bayitip.blogspot.com - Rangsang Pertumbuhan Gigi Bayi dengan Biskuit. Gigi susu pada bayi umumnya tumbuh pada usia 6 bulan dan sempurna ketika menjelang usia 2 tahun. Namun tidak sedikit orang tua yang khawatir karena petumbuhan gigi bayi tidak kunjung sempurna meski telah berusia lebih dari 2 tahun.

 
drg Oktri Manesa dari Oktri Manesa Dental Clinic menyatakan bahwa masalah tersebut wajar, sebagaimana kemampuan bicara dan berjalan tiap anak yang berbeda-beda, proses pertumbuhan gigi anak pun berbeda-beda. Faktor yang menyebabkannya bisa jadi merupakan faktor genetik maupun faktor medis.

Faktor genetik yang menyebabkan lambatnya pertumbuhan gigi anak bisa dideteksi dari riwayat pertumbuhan gigi orang tua. Jika dulu orang tua juga mengalami proses tumbuh gigi yang lambat, saat itulah faktor genetik terjadi pada pertumbuhan gigi yang lambat pada anak. Namun, jika bukan karena faktor genetik, pertumbuhan gigi yang lambat bisa terjadi karena faktor medis, yaitu gigi anak kurang dirangsang dengan makan-makanan yang keras.
Orang tua sering memberikan makan-makanan lunak kepada bayi dan anak, seperti bubur dan semacamnya, sehingga gigi terbiasa dengan makanan seperti itu. Oleh karenananya dokter gigi menyarankan pada orang tua agar merangsang tumbuhnya gigi anak menggunakan makanan yang keras. Biskuit disebutkan sebagai makanan yang baik untuk merangsang pertumbuhan gigi anak, meskipun keras biskuit aman untuk dikonsumsi balita.

Simak terus bayitip.blogspot.com untuk mendapatkan banyak informasi seputar bayi an balita.

Sabtu, 28 Februari 2015

Apa Tandanya Saat Bayi Mencintai Ibunya

Bayitip.blogspot.com - Apa Tandanya Saat Bayi Mencintai Ibunya. “Kasih ibu sepanjang beta..”
Pastinya ingat sepotong bait lagu tersebut. Seorang ibu pasti mencintai anaknya dengan segenap hati dan jiwa dengan bentuk ekspresi baik secara verbal maupun tindak fisik. Namun, seperti apakah ekspresi dari bayi yang akhirnya juga mencintai ibunya? Berikut saat-saat atau bentuk cinta bayi kepada ibunya :


1.    Tatapan mata hangat kepada ibunya
Matanya seolah-olah berkata kepada ibunya, “Ibu, engkau sangat berarti bagiku”. Tatapan ini akan berbeda jika yang ada dihadapannya bukan ibunya.

2.   Mengenali bau khas ibunya
Ia sudah paham dan memilih aroma ibunya dibandingkan dengan bau yang lain. Meski ibunya penuh keringat, ia lebih memilih digendong ibunya dibanding mbak-mbak cantik yang memakai parfum mahal.

3.  Tersenyum kepada ibunya
Senyuman bayi yang mencintai ibunya adalah tanda “I love u mom

4.  Berbicara kepada ibunya
Meski masih belum bisa berbicara karena kemampuan bahasanya yang belum berkembang, bayi dengan bahasanya sendiri akan berbicara kepada ibunya seolah sedang mengajaknya berbicara.

5.   Berkedip-kedip dan bertepuk tangan
Entah karena hal apapun, atau terlebih saat kita sedang mengajaknya berbicara, bayi akan memberikan respon seperti ini.

6.   Meremas dan mencubit
Sama seperti pasangan kita, salah satu tanda cintanya adalah meremas dan mencubit, seringnya adalah bagian wajah.

Nah, semoga yang sedikit ini bisa menginspirasi bunda untuk bisa lebih mengetahui, apa bukti cinta si kecil pada bunda.

Selasa, 20 Januari 2015

Baju yang Nyaman untuk Buah Hati Bunda

Bayitip.blogspot.com - Baju yang Nyaman untuk Buah Hati Bunda. Memiliki bayi memang anugerah terindah. Apalagi melihat mungil, imut dan lucunya saat memakai baju-baju yang semakin membuatnya menggemaskan. Hm.. namun jangan paksakan bayi Anda terlihat lebih lucu namun mereka tersiksa. Eh, kenapa begitu?



Iya, karena kulit bayi itu sensitif. Amat sensitif karena lapisan terluarnya (epidermis) lebih rentan karena lebih tipis 20-30 persen dibandingkan orang dewasa. Jadi, memilih baju untuk bayi berusia 0-12 bulan, jangan asal pilih, nanti bermasalah.

Kulitnya yang super sensitif itu, mudah menyerap zat-zat yang menempel pada permukaannya. Sehingga, ayah dan ibu perlu selektif dalam memilih baju untuknya. Jangan pilih berdasarkan gaya yang lagi mode on tapi ternyata bahannya  kasar. Bahan yang kasar bisa menimbulkan gesekan dengan kulit bayi akan merusak kulitnya. Iritasi kemungkinan akan terjadi karena kadar lipid yang tinggi pada kulitnya mampu menyerap zat yang lewat.

Ingat, ibu atau ayah jangan mengedepankan nafsunya dalam berbelanja baju untuk sang buah hati. Yang paling prioritas dalam memilih baju adalah kenyamanan. Jangan karena warna, model, atau bentuknya yang lucu, tapi ternyata kalau dipakai bikin tidak betah si bayi atau malah bikin kulitnya tidak sehat.

Pilihlah baju berbahan katun, bahan terbaik untuk bayi karena mampu menyerap keringat. Selain itu pilih juga baju yang tidak bikin gatal kulit, tidak mudah luntur, serta sesuaikan jenis baju tebal tipisnya dengan kondisi lingkungan. Jangan sampai memilih baju yang membuat bayi tidak leluasa bergerak karena terlalu sempit. Ingatlah, lipatan pada tubuhnya sering berkeringat, sehingga lebih baik memilih yang lebih longgar.

Minggu, 18 Januari 2015

Gizi untuk Bayi di Usia 6 - 24 Bulan


Bayitip.blogspot.com - Gizi untuk Bayi di Usia 6 - 24 Bulan. Bunda yang setia membaca laman ini pasti sudah mengetahui bukan, bahwa MPASI (makanan pendamping ASI) begitu penting karena asupan dari ASI saja tidaklah cukup untuk bayi pada usia 6 bulan ke atas? Kali ini akan membahas gizi yang dibutuhkan untuk usia 6-24 bulan. Ada dua variasi MPASI yaitu MPASI buatan sendiri (MPASI keluarga) dan MPASI siap saji (olahan pabrik).

Yang perlu ditekankan dalam MPASI adalah pemberian makanan yang bervariasi karena kandungan gizi yang berpatok pada satu jenis makanan saja itu tidak cukup. Tidak ada satpun makanan yang gizinya seimbang. Yang penting diperhatikan untuk pemilihan jenis makanan adalah bersih, aman dari bakteri atau bahan kimia yang berbahaya bagi bayi.

Gizi yang perlu diberikan kepada bayi usia 6-24 bulan, yaitu:
  1. Energi. Total energi yang dibutuhkan yaitu 950 kkal per hari untuk menunjang keseluruhan proses pertumbuhan dan perkembangan anak.
  2. Protein. Jumlah protein yang dibutuhkan adalah 20 gram per hari untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan otak.
  3. Lemak. Adanya lemak begitu penting untuk proses tumbuh kembang sel-sel saraf otak dan kecerdasan anak.
  4. Vitamin A, C, untuk kesehatan mata, kulit dan daya tahan tubuh.
  5. Yodium , kalsium, zinc, zat besi, asam folat, yang semuanya penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak baik semua organ maupun otaknya.

Nah, bagaimana sekarang sudah jauh lebih tahu kan, soal gizi bagi bayi anda di usia 6-24 bulan? Semoga bermanfaat.

Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembangnya yang Lebih Baik





Bayitip.blogspot.com - Pijat Bayi untuk Tumbuh Kembangnya yang Lebih Baik.Merawat bayi tidak hanya memberikan gizi saja, namun juga perlu perawatan fisik dengan cara memijat bayi. Pijat bayi dengan pijat anak-anak tentu berbeda. Karena tubuh bayi mungil dan masih rawan jika mengalami benturan yang keras. Sehingga dalam memijat bayi perlu ekstra hati-hati dan lembut.

Selain sebagai bentuk kasih sayang ibu, pijat bayi memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah untuk sebagai berikut ini :
  1. Penguatan pada otot - otot si bayi,
  2. Membuat bayi lebih sehat. Hal ini karena pada sistem peredaran darah, pernafasan dan seluruh proses pencernaannya akan menjadi lebih baik,
  3. Membantu pertumbuhannya,
  4. Membuat si bayi menjadi lebih tenang,
  5. Daya tahan tubuhnya akan meningkat
  6. Bayi tertidur lebih lelap
  7. Terbinanya hubungan batin antara si bayi dengan ibu menjadi lebih dekat.
  8. Meningkatkan kecerdasan bayi.
Cara memijat yaitu dimulai dengan usapan kecil pada telapak kaki dan kaki, lalu ke punggung, perut, dada, muka dan lengan. Saat memijat, tambahkan senyum dan tatapan sayang . Pastikan tangan bersih sebelum melakukan pijat, dan belai dan ajak bayi berbicara atau diibaratkan seperti izin untuk melakukan pijat. Hentikan pijat saat bayi menangis. Jangan memijat kepala bayi, karena masih lunak. Kesalahan fatal pada pijat kepala bayi menyebabkan pendarahan otak yang berujung kematian. Ada juga yang menyebabkan terganggunya fungsi otak dan jaringan saraf. Sekali lagi, berhati-hatilah.

Simak terus bayitip.blogspot untuk mendapatkan informasi seputar kesehatan bayi.

Kamis, 15 Januari 2015

Yuk Ajak Bayi Bunda Berenang!



Bayitip.blogspot.com - Yuk Ajak Bayi Bunda Berenang. Ibu jangan khawatir jika mengajak si kecil nyebur di kolam renang. Tenang saja, mereka telah terbiasa berenang di air ketuban dalam kandungan. Ajarilah bayi Anda untuk berenang sejak dini karena berenang adalah bagian dari penyelamatan diri. Usahakan mengajak anak berenang sebelum usia 8 bulan, karena semakin usianya bertamah, ia makin khawatir. 


Bayi bisa diajak berenang sejak ia berusia 3 bulan. Karena jika kurang dari 3 bulan, bayi masih terlalu rawan untuk diajak berada dalam air. Saat kita memasukkan si kecil yang berusia 3 bulan ke dalam air kolam, kakinya secara otomatis akan bergerak membentuk gerakan semacam “paddle dog” sehinggai ia tidak akan tenggelam. Namun jangan serta merta memasukkan bayi ke dalam air. Perhatikan apakah dirinya ketakutan saat didekatkan dengan air. Cobalah untuk mengajaknya bermain-main air di pinggir kolam.

Kini saatnya ibu memperhatikan beberapa hal terkait kondisi air yang akan dipakai untuk si kecil berenang. Aturlah suhu air sebesar 27-30 derajat Celcius karena bayi belum mampu meregulasi suhu tubuhnya sendiri. Selanjutnya, jangan menggunakan kadar klorin yang terlalu tinggi, karena dapat mengiritasi kulit bayi. Anda perlu mengatur kadarnya dari 2,0 sampai 4,0 ppm (parts per million) meski tidak perlu, sampai di bawah 1,0 ppm. Yang terakhir, usahakan membiarkannya berenang dari jangka waktu 15 hingga 25 menit. Itu adalah ukuran minimal dan maksimal seorang bayi berada dalam air.

Simak terus bayitip.blogspot.com untuk mengetahui informasi seputar ibu, bayi dan balita.

Sabtu, 03 Januari 2015

Ini Dia Penyebab Mengapa Bayi Menangis

Bayitip.blogspot.com - Ini Dia Penyebab Mengapa Bayi Menangis. Pernahkah bunda merasa kesal karena si kecil terus-terusan menangis? Ini karena ia belum bisa berkata-kata. Maka wajar jika mereka berkomunikasi dengan caranya. Yakni dengan menangis. 


Menangis itu kebutuhan mereka. Sebagai seorang ibu, apalagi ibu pemula alias baru memiliki momongan, mungkin agak sedikit bingung di awal-awal dengan bentuk tangisan bayi. Ibu baru belum mengetahui pasti apa yang diperlukan sang bayi atas tangisannya. Namun tenang saja, ibu akan mengetahui secara perlahan tentang berbagai gaya bayi menangis dan apa yang diperlukan mereka.

Berikut beberapa hal yang menyebabkan bayi menangis
1.       
      Karena sedang lapar
Bayi yang lapar akan bereaksi menangis, dan ini wajar di awal-awal kehidupan barunya setelah keluar dari rahim ibu. Biasanya reaksi yang akan dilakukan adalah mengusap bibir atau memasukkan tangan ke mulut.

2      Popoknya basah
Siapapun, akan merasa risih jika ada kotoran menempel di badan. Begitu juga dengan bayi yang sensitif dengan bau dan lembab. Hal ini sangat tidak nyaman, sehingga membuat bayi ingin segera meminta diganti dengan cara menangis.

3      Mengantuk
Kalau Ibu lelah setelah mengurus ini itu di rumah, blepp langsung tidur itu gampang. Tapi tidak bagi sang bayi. Ia terkadang akan menangis karena mengantuk dan butuh digendong untuk bisa tenang menuju tidurnya.

4.      Masalah perut
Wasapadai penyakit perut. Jika masalah gas, jangan terburu untuk memberikan obat atau panik ke dokter. Cukup telungkupkan lalu  pegang kaki, dan gerakkan kakinya seperti mengayuh.

Nah, sekarang menjadi tambah tahu soal kenapa bayi menjadi sering menangis? Simak terus bayitip.blogspot.com

Sabtu, 19 April 2014

Mengajak Bayi Naik Pesawat


Masihkah bunda ingat kejadian mengenai meninggalnya bayi di pesawat Lion Air beberapa hari lalu? Semoga keluarga dalam keadaan sabar dengan kejadian tersebut ya.

Bunda, apabila akan menaiki pesawat pastikan beberapa hal berikut ini terkait si kecil.
Pertama, usia bayi bunda. Usia 0 - 6 bulan adalah usia rawan bagi si kecil dalam naik pesawat. Karena pada ketinggian tertentu, gendang telinga bayi belum kuat menahan tekanan udara. Sangat jauh berbeda dengan kita para orang tua.

Kedua, perlengkapan terbang bagi bayi. Jika usia bayi sudah mumpuni dan bisa diajak bepergian via pesawat, maka pastikan perlengkapan bagi si kecil jangan sampai terlewat. Seperti mainan bagi bayi supaya menikmati perjalanan, makanan kecil & asi untuk menahan lapar selama perjalanan (terutama untuk perjalanan jauh lebih dari 2 jam), selimut supaya tetap nyaman selama perjalanan.
Ketiga, taati semua SOP di dalam pesawat. Setelah semua persiapan tadi sudah lengkap, jangan lupa untuk tetap menaati SOP ketika di dalam pesawat ya bunda. Seperti memasang seat belt, mematikan handphone, dsb.

Selain itu, usahakan bayi bunda bisa dalam keadaan nyaman dan tenang selama perjalanan. Bisa dengan memastikan bahwa satu keluarga duduk dalam satu deret kursi atau mengajak bermain ringan bagi bayi agar tetap nyaman.

Selamat mencoba ya bund, dan semoga si kecil senantiasa sehat.

Minggu, 23 Februari 2014

Erupsi yang Lebih Dahsyat dari Erupsi Gunung Kelud

Berita tentang meletusnya gunung Kelud dan sejumlah gunung berapi di Indonesia beberapa lalu telah membuat saudara - saudara kita di Kediri dan sekitarnya berduka karenanya. Melihat hal ini, semua elemen bangsa telah bersatu padu berupaya untuk menggalang bantuan dan menolong saudara - saudara kita yang menjadi korban di sana.

Pembaca sekalian, tahukah pembaca sekalian bahwa erupsi di rumah kita juga bisa meletus setiap saat? Ya, erupsi dalam arti bencana keluarga.

Bagi mereka yang memiliki anak lebih dari tiga orang dengan selisih usia yang tidak jauh, bisa mengakibatkan erupsi di rumah meletus sewaktu - waktu. Erupsi apakah itu? Yakni erupsi ketidaksiapan menata emosi dalam mengasuh anak. Apalagi jika bapak dan ibu memilih untuk bekerja di luar rumah. Sepulang kerja, saat penat menempel di tubuh, disambut oleh bawelnya anak - anak dan berbagai masalah khas rumah berpenghuni balita. Bisa dibayangkan, jika emosi tidak dimanage secara bijak dan slow maka erupsi sewaktu - waktu bisa meledak. Anak - anak yang hanya berekspresi melihat kedatangan orang tuanya pulang akan menjadi korban karenanya.

Mari menata diri dan menghindari adanya erupsi emosi yang menyebabkan kerugian bagi anak - anak kita.

Sabtu, 22 Februari 2014

Prinsip Mendidik Anak

Berita mengenai Roger Danuarta yang terjerat narkoba menjadi headline laman berita beberapa hari terakhir ini. Untuk yang ke sekian kalinya artis masuk dalam perangkap bernama narkoba. Yang lebih mengherankan banyak orang adalah saat lama tak terdengar kabar dari Roger Danuarta, eh sekalinya ada berita malah kena narkoba. Padahal sejak kemunculannya yang pertama kali ketika membintangi sinetron ia tercitrakan sebagai sosok yang baik dan memiliki jati diri.

Bunda, dalam mengasuk anak ada dua prinsip yang harus kita pegang.
Pertama, sejarah anak kita belum selesai. Ini artinya bahwa jika suatu ketika anak kita berperilaku baik seperti yang kita inginkan, maka terus dampingi ia hingga melewati masa emas penemuan jati diri. Jangan cepat berpuas diri, lantas melalaikan tumbuh kembangnya. Pun ketika ada anak yang nakalnya sundul langit. Jangan langsung memvonis bahwa sampai mati ia akan tetap nakal tanpa bisa diubah. Tetap masih ada celah ia berubah di masa depannya kelak.




Kedua, jangan menghentikan sejarah anak pd kondisinya sekarang. Kondisi sekarang yang melekat pada anak hakikatnya adalah tugas kita sebagai orang tua untuk "mewarnainya" sehingga ia akan kuat menjalani kehidupannya kelak. 

Ini terutama bagi orang tua yang mendapatkan titipan "anak istimewa". Harus tetap bersyukur dan opitimis pada masa depannya. 

Semoga yang sedikit ini bermanfaat ya bunda. terima kasih

Kamis, 20 Februari 2014

Penanganan Batuk Pilek - Demam pada Si Kecil

Demam yang diawali oleh batuk pilek ringan adalah akibat infeksi virus. Hal ini lumrah terjadi pada balita diatas 6 bulan. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalan tubuh yang dimiliki oleh si kecil belum bekerja dengan optimal. Di samping itu, asupan ASI bayi diatas 6 bulan sudah mulai berkurang sejak mereka mengkonsumsi makanan tambahan atau yang lazim kita sebut dengan MPASI. Padahal ASI adalah salah satu faktor pemberi kekebalan tubuh pada bayi.

Lantas, Apa yang harus dilakukan Ayah - Bunda?
Jika si kecil mengalami batuk pilek disertai demam, Ayah Bunda harus waspada tapi tidak perlu begitu panik. Para ahli kesehatan spesialis anak telah menjelaskan bahwa batuk pilek ringan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari tanpa harus memberikan obat kimia. Dokter-dokter di Amerika bahkan tidak merekomendasikan para orang tua untuk memberikan obat batuk pilek pada balita dibawah 4 tahun.

Sering muncul salah kaprah bahwa kalau si kecil sakit, harus selalu diberi obat. Hal ini harus difahami dengan baik karena sebenarnya obat batuk pilek yang banyak beredar dipasaran tidak menghilangkan sumber penyakit. Obat-obat tersebut hanya meredakan tanda-tanda (simptom) dari penyakit bukan menghapus si virus penyebab penyakit.

Jadi, jangan tergesa - gesa memberikan obat pada si kecil jika yang datang sekedar batuk pilek dan demam.

sumber

Metode Baru MPASI

Akhir - akhir ini ada metode menarik yang pada awalnya diterapkan di Eropa dan Amerika. Yakni metode memperkenalkan Makanan Pendamping ASI (MPASI) ketika bayi anda telah berusia 6 bulan.

Metode ini kemudian dikenal dengan istilah ‘Baby Led Weaning‘ atau seringkali disingkat  BLW oleh sebagian orangtua.

Apakah itu ‘Baby Led Weaning’?
Baby Led Weaning adalah membiarkan bayi Anda makan sendiri, sejak pertama kali Anda memperkenalkan MPASI kepadanya.

Apakah bisa?
Itu dia yang membuat konsep ini unik ! Kita teruskan membacanya.
Di saat sebagian besar orangtua sibuk membuat bubur, puree dan yang sejenisnya sebagai MPASI untuk buah hatinya, sebagian orangtua yang menerapkan metode Baby Led Weaning membiarkan bayinya memakan ‘makanan orang dewasa’ yang disajikan di atas meja.

Biarkan Bayi Anda Makan Sendiri
Para ahli yang mendukung metode Baby Led Weaning ini mengemukakan alasan, bahwa pada usia 6 bulan, secara umum bayi akan mulai meraih dan mengambil berbagai makanan yang tersedia di hadapannya.

Nah, Anda tinggal menyajikan makanan yang biasa Anda makan dalam potongan-potongan yang sesuai dengan kemampuan buah hati Anda. Pada dasarnya, jika bayi Anda menyukainya, maka ia pasti akan mengambil dan ‘menggerogoti’ makanan tersebut – dan biasanya bayi akan suka dengan makanan yang Anda makan…

Namun demikian, tetap saja Anda harus memberikan jenis makanan yang sesuai dengan usianya, serta menyesuaikan penyajiannya – yaitu dimasak hingga lunak dan dalam ukuran yang bisa mudah dimakan oleh si kecil.

Sebagai contoh, Anda bisa menyajikan potongan buah apel yang agak besar, lalu membiarkan si kecil untuk memegangnya dan ‘menggerogotinya’ sedikit demi sedikit. Atau, alternatif lain, Anda juga bisa memasak apel hingga agak lunak, lalu memotong-motong kecil, seukuran yang bisa langsung dimakan dan mudah dikunyah oleh bayi Anda. Keduanya bisa Anda coba.

Intinya, Anda hanya memasak dan menyajikan, selanjutnya… terserah bayi Anda! :)
Dengan metode Baby Led Weaning, maka tidak ada lagi kegiatan mem-blender, melumatkan bahan makanan hingga menjadi bubur, puree – dan tidak ada lagi proses suap-menyuapi. Sepertinya pekerjaan Anda akan banyak berkurang bukan?

Yang perlu diingat… biarkan bayi Anda yang mengambil, serta menyuapkan makanan ke mulutnya sendiri dan Anda tidak perlu membantunya (walaupun Anda merasa iba dan kasihan karena mulutnya belepotan)!

sumber

Selasa, 14 Januari 2014

Aktivitas Menyusui, Aktivitas Terbaik untuk Ibu dan Bayi

Air susu ibu tidak hanya menjadi makanan terbaik untuk bayi, namun juga menjadi aktivitas paling baik untuk ibu. Akan tiba waktunya ketika bayi terus menerus menyusu secara maraton, bunda merasa kehabisan persediaan air susu, energi, dan kesabaran karena mulut bayi terus menerus menyusu sepanjang waktu hingga bunda tidak bisa melakukan aktivitas apapun keculai menyusui, nikmatilah. Karena waktu dan usaha yang bunda lakukan untuk selama menyusui memberi efek jangka panjang yang tidak dapat dihitung.

Salah satu manfaat menyusui adalah saling memberi, bunda memberikan air susu kehidupan untuk bayi, dan bayi pun juga memberi sesuatu untuk bunda. Saat ketika bayi menghisap maka air susu secara otomatis keluar dan mengenyangkan bayi, disisi lain jilatan dan isapan bayi merangsang syaraf pada ujung puting susu bunda untuk mengirim pesan ke kelenjar pituitari untuk mengeluarkan hormon prolaktin, salah satu hormon keibuan. Subsanti ajaib ini berjalan keseluruh tubuh ibu untuk memberi tahu hal yang harus dilakukan dan merangsang perasaan keibuannya.

Minggu, 08 Desember 2013

Benarkah Bayi Mengetahui Kondisi Perasaan Orang Di Sekitarnya?

Dunia dan khususnya Afrika Selatan telah kehilangan pahlawan lintas negara yang telah memperjuangkan keadilan akibat rasis bernama Apartheid. Dialah Nelson Mandela. Dia yang tetap dicintai di segenap penjuru dunia hingga akhir hayatnya.

Bicara mengenai mencintai, sudahkah pembaca sekalian mencintai bayi anda dengan segenap hati? Karena percaya atau tidak, bayi kita bisa menangkap kondisi hati siapa saja yang mendekatinya. Jika kondisi hati kita dalam kondisi ruwet, bermasalah dan tegang, sementara kita memaksakan diri untuk menyapa/ menggendong maka respon bayi akan menangis.

Suasana yang meliputi hati secara otomatis akan berpengaruh pada penampakan luar diri anda. Senyum yang dipaksakan, sentuhan yang kasar, gerak yang tergesa – gesa (tidak rileks), gampang tersulut amarah dan masih banyak lagi. Bayi begitu sensitif dan cepat bisa merasakan “aura” orang yang hendak menggendongnya.

Benar juga orang – orang tua dahulu, jika pulang ke rumah jangan langsung bertemu dan menggendong bayi. Tapi duduk dulu sekitar 10 menit, cuci muka – tangan – kaki, kemudian rileks untuk menetralkan kondisi jiwa dan segala kejadian di kantor/ luar rumah. Sama sekali tidak benar jika kebiasaan tersebut dikaitkan dengan mitos, bahwa ada makhluk halus yang mengikuti saat kita dari keluar rumah dan bayi menangis saat digendong.

Jadi, mulai saat ini ketika cintaibayi anda dengan sepenuh jiwa dan dalam kondisi hati yang lebih siap. Silakan dicoba.

Sabtu, 30 November 2013

Disclaimer

Disclaimer for bayitip.blogspot.com. If you require any more information or have any questions about our site's disclaimer, please feel free to contact us at http://bayitip.blogspot.com/search/label/Contact


Disclaimers for http://bayitip.blogspot.com/:
All the information on this website is published in good faith and for general information purpose only. http://bayitip.blogspot.com/ does not make any warranties about the completeness, reliability and accuracy of this information. Any action you take upon the information you find on this website (http://bayitip.blogspot.com/), is strictly at your own risk. http://bayitip.blogspot.com/ will not be liable for any losses and/or damages in connection with the use of our website.

From our website, you can visit other websites by following hyperlinks to such external sites. While we strive to provide only quality links to useful and ethical websites, we have no control over the content and nature of these sites. These links to other websites do not imply a recommendation for all the content found on these sites. Site owners and content may change without notice and may occur before we have the opportunity to remove a link which may have gone 'bad'.

Please be also aware that when you leave our website, other sites may have different privacy policies and terms which are beyond our control. Please be sure to check the Privacy Policies of these sites as well as their "Terms of Service" before engaging in any business or uploading any information.

Consent
By using our website, you hereby consent to our disclaimer and agree to its terms.

Update
This site disclaimer was last updated on: Fri, Oct 18th, 2013. Should we update, amend or make any changes to this document, those changes will be prominently posted here.

Privacy Policy

Privacy Policy for bayitip.blogspot.com, If you require any more information or have any questions about our privacy policy, please feel free to contact us by email at Privacy Policy.
At http://bayitip.blogspot.com we consider the privacy of our visitors to be extremely important. This privacy policy document describes in detail the types of personal information is collected and recorded by http://bayitip.blogspot.com and how we use it.

Log Files
Like many other Web sites, http://bayitip.blogspot.com makes use of log files. These files merely logs visitors to the site - usually a standard procedure for hosting companies and a part of hosting services's analytics. The information inside the log files includes internet protocol (IP) addresses, browser type, Internet Service Provider (ISP), date/time stamp, referring/exit pages, and possibly the number of clicks. This information is used to analyze trends, administer the site, track user's movement around the site, and gather demographic information. IP addresses, and other such information are not linked to any information that is personally identifiable.

Cookies and Web Beacons
http://bayitip.blogspot.com uses cookies to store information about visitors' preferences, to record user-specific information on which pages the site visitor accesses or visits, and to personalize or customize our web page content based upon visitors' browser type or other information that the visitor sends via their browser.

DoubleClick DART Cookie
Google, as a third party vendor, uses cookies to serve ads on http://bayitip.blogspot.com.

Google's use of the DART cookie enables it to serve ads to our site's visitors based upon their visit to http://bayitip.blogspot.com and other sites on the Internet.

Users may opt out of the use of the DART cookie by visiting the Google ad and content network privacy policy at the following URL - http://www.google.com/privacy_ads.html
Our Advertising Partners

Some of our advertising partners may use cookies and web beacons on our site. Our advertising partners include .......

GoogleWhile each of these advertising partners has their own Privacy Policy for their site, an updated and hyperlinked resource is maintained here: Privacy Policies.

You may consult this listing to find the privacy policy for each of the advertising partners of http://bayitip.blogspot.com.
These third-party ad servers or ad networks use technology in their respective advertisements and links that appear on http://bayitip.blogspot.com and which are sent directly to your browser. They automatically receive your IP address when this occurs. Other technologies (such as cookies, JavaScript, or Web Beacons) may also be used by our site's third-party ad networks to measure the effectiveness of their advertising campaigns and/or to personalize the advertising content that you see on the site.
http://bayitip.blogspot.com has no access to or control over these cookies that are used by third-party advertisers.

Third Party Privacy Policies
You should consult the respective privacy policies of these third-party ad servers for more detailed information on their practices as well as for instructions about how to opt-out of certain practices. http://bayitip.blogspot.com's privacy policy does not apply to, and we cannot control the activities of, such other advertisers or web sites. You may find a comprehensive listing of these privacy policies and their links here: Privacy Policy Links.
If you wish to disable cookies, you may do so through your individual browser options. More detailed information about cookie management with specific web browsers can be found at the browsers' respective websites. What Are Cookies?

Children's Information
We believe it is important to provide added protection for children online. We encourage parents and guardians to spend time online with their children to observe, participate in and/or monitor and guide their online activity.
http://bayitip.blogspot.com does not knowingly collect any personally identifiable information from children under the age of 13.  If a parent or guardian believes that http://bayitip.blogspot.com has in its database the personally-identifiable information of a child under the age of 13, please contact us immediately (using the contact in the first paragraph) and we will use our best efforts to promptly remove such information from our records.


Online Privacy Policy Only
This privacy policy applies only to our online activities and is valid for visitors to our website and regarding information shared and/or collected there.
This policy does not apply to any information collected offline or via channels other than this website.

Consent
By using our website, you hereby consent to our privacy policy and agree to its terms.

Update
This Privacy Policy was last updated on: Fri, Oct 18th, 2013.
Privacy Policy Online Approved Site
Should we update, amend or make any changes to our privacy policy, those changes will be posted here.